Bupati Banyuasin Tegaskan Komitmen Jadikan Kabupatennya Penghasil Beras Nomor 1 di Indonesia
PALEMBANG - Upaya menjadikan Kabupaten Banyuasin sebagai penghasil beras nomor satu di Indonesia terus mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Hal ini tercermin dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) “Mewujudkan Banyuasin sebagai Kabupaten Penghasil Beras Nomor 1 di Indonesia” yang dilaksanakan di BRMP Sumsel, Senin (28/07/2025).
FGD ini menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Bupati Banyuasin Dr. Hj. Askolani, SH., MH., Staf Khusus Menteri Pertanian Prof. Dr. Sam Herodian, Pimpinan Perum BULOG Wilayah Sumsel, perwakilan BBWS Sumatera VIII, perwakilan PT. Pupuk Indonesia, serta Kepala Dinas Pertanian TPH Provinsi Sumsel.
Dalam paparannnya, Bupati Banyuasin menegaskan komitmennya untuk mewujudkan Banyuasin sebagai lumbung pangan nasional. Ia menyampaikan bahwa potensi lahan yang luas, didukung dengan program-program strategis dari pusat maupun daerah, merupakan kekuatan utama dalam menjadikan Banyuasin sebagai kabupaten penghasil beras terbesar dan andal di Indonesia.
Diskusi yang berlangsung dipandu langsung oleh Dr. Suwandi, Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Investasi Pertanian yang bertindak sebagai moderator. Acara ini juga turut dihadiri oleh Tenaga Ahli Menteri Pertanian Brigjen TNI (Purn) Ade Prasetya, Direktur Serealia Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Direktur Alat dan Mesin Pertanian, Direktur Hilirisasi Perkebunan, Kepala Balai Besar Pascapanen Pertanian, serta para kepala UPT lingkup Kementerian Pertanian di Sumsel. Selain itu, kepala dinas dari berbagai instansi di Kabupaten Banyuasin juga turut hadir dan berpartisipasi aktif.
Kegiatan FGD ini menjadi wadah strategis untuk menyamakan persepsi dan membangun kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, serta pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan Banyuasin sebagai lumbung padi nasional yang berdaya saing tinggi. (Bny, Ssw)